Di mana proses haji dilakukan ?
Di kota inilah berdiri pusat ibadah umat Islam sedunia,
Ka'bah, yang berada di pusat Masjidil Haram. Dalam ritual haji, Makkah menjadi
tempat pembuka dan penutup ibadah ini ketika jamaah diwajibkan melaksanakan
niat dan thawaf haji
Makkah Al Mukaromah
Di mana proses haji
Di mana proses haji
Di kota inilah berdiri pusat ibadah umat Islam sedunia,
Ka'bah, yang berada di pusat Masjidil Haram. Dalam ritual haji, Makkah menjadi
tempat pembuka dan penutup ibadah ini ketika jamaah diwajibkan melaksanakan
niat dan thawaf haji.
Arafah
Kota di sebelah timur Makkah ini juga dikenal sebagai tempat
pusatnya haji, yiatu tempat wukuf dilaksanakan, yakni pada tanggal 9 Zulhijah
tiap tahunnya. Daerah berbentuk padang luas ini adalah tempat berkumpulnya
sekitar dua juta jamaah haji dari seluruh dunia. Di luar musim haji, daerah ini
tidak dipakai.
Muzdalifah
Tempat di dekat Mina dan Arafah, dikenal sebagai tempat
jamaah haji melakukan Mabit (Bermalam) dan mengumpulkan bebatuan untuk
melaksanakan ibadah jumrah di Mina.
Rute yang dilalui oleh jamaah dalam ibadah haji
Mina
Tempat berdirinya tugu jumrah, yaitu tempat pelaksanaan
kegiatan melontarkan batu ke tugu jumrah sebagai simbolisasi tindakan nabi
Ibrahim ketika mengusir setan. Dimasing-maising tempat itu berdiri tugu yang
digunakan untuk pelaksanaan: Jumrah Aqabah, Jumrah Ula, dan Jumrah Wustha. Di
tempat ini jamaah juga diwajibkan untuk menginap satu malam.
Madinah
Adalah kota suci kedua umat Islam. Di tempat inilah panutan
umat Islam, Nabi Muhammad SAW dimakamkan di Masjid Nabawi. Tempat ini
sebenarnya tidak masuk ke dalam ritual ibadah haji, namun jamaah haji dari
seluruh dunia biasanya menyempatkan diri berkunjung ke kota yang letaknya kurang
lebih 330 km (450 km melalui transportasi darat) utara Makkah ini untuk
berziarah dan melaksanakan salat di masjidnya Nabi. Lihat foto-foto keadaan dan
kegiatan dalam masjid ini.
Apa yang kita
dapatkan setelah melakukan ibadah haji.?
Gelar haji
Gelar Haji adalah sebutan atau gelar untuk pria muslim yang
telah berhasil menjalankan ibadah haji. Umum digunakan sebagai tambahan di
depan nama dan sering disingkat dengan "H". Dalam hal ini biasanya
para Haji membubuhkan gelarnya dianggap oleh mayoritas masyarakat sebagai
tauladan maupun contoh di daerah mereka. Bisa dikatakan sebagai guru atau
panutan untuk memberikan contoh sikap secara lahiriah dan batiniah dalam segi
Islam sehari-hari.
Untuk lebih jelasnya silahkan klik disini
Untuk lebih jelasnya silahkan klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar